portalGK- Keinginan liburan di Pantai Baron Gunungkidul setelah Idulfitri, Marsono (37) warga Sabrang Sumut Jati Rejo, RT 01/RW 01 Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah harus meregang nyawa setelah bermain air.
 |
| Ilustrasi |
Menurut infomasi yang dihimpun dari portalgk yang dilansir dari TRIBUNJOGJA.COM mengabarkan dari keterangan Koordinator SAR Litmas Korwil II Marjono, korban datang dari Karanganyar bersama rombongan keluarga dan beberapa tetangganya.
Setibanya di Pantai Baron Gunungkidul, korban lalu meceburkan di air dan bermain air.
"Setelah korban beristirahat, ia mengeluhkan sesak napas. Istrinya menganjurkan untuk dibawa ke Rumah Sakit / Puskesmas tetapi korban menolak dan meminta untuk kerokan," tutur Marjono saat dikonfirmasi Tribunjogja, Senin (18/6/2018).
Selang beberapa saat korban pingsan, kemudian istri korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas SAR yang berjaga di area Pantai Baron.
"Setelah mendapat laporan pada pukul 11.45 team kami segera bergegas untuk menolong korban. Namun sesampainya di sana petugas mengecek denyut nadi sudah tidak ada. Tetapi kami berusaha dengan memberikan nafas buatan," katanya.
Dirasa kondisinya tidak membaik lalu petugas SAR membawa korban ke puskesmas terdekat.
"Sesampainya di Puskesmas dan melakukan pemeriksaan korban sudah meninggal dunia," terangnya.
Selanjutnya Marjono mengatakan menurut pihak puskesmas korban mengalami kelelahan dan sakit jantung.
"Menurut puskesmas korban meninggal karena serangan jantung. Korban lalu dibawa ke rumah duka Karanganyar menggunakan ambulans," tutupnya.
portalGK- Keinginan liburan di Pantai Baron Gunungkidul setelah Idulfitri, Marsono (37) warga Sabrang Sumut Jati Rejo, RT 01/RW 01 Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah harus meregang nyawa setelah bermain air.
Ilustrasi
Menurut infomasi yang dihimpun dari portalgk yang dilansir dari TRIBUNJOGJA.COM mengabarkan dari keterangan Koordinator SAR Litmas Korwil II Marjono, korban datang dari Karanganyar bersama rombongan keluarga dan beberapa tetangganya.
Setibanya di Pantai Baron Gunungkidul, korban lalu meceburkan di air dan bermain air.
"Setelah korban beristirahat, ia mengeluhkan sesak napas. Istrinya menganjurkan untuk dibawa ke Rumah Sakit / Puskesmas tetapi korban menolak dan meminta untuk kerokan," tutur Marjono saat dikonfirmasi Tribunjogja, Senin (18/6/2018).
Selang beberapa saat korban pingsan, kemudian istri korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas SAR yang berjaga di area Pantai Baron.
"Setelah mendapat laporan pada pukul 11.45 team kami segera bergegas untuk menolong korban. Namun sesampainya di sana petugas mengecek denyut nadi sudah tidak ada. Tetapi kami berusaha dengan memberikan nafas buatan," katanya.
Dirasa kondisinya tidak membaik lalu petugas SAR membawa korban ke puskesmas terdekat.
"Sesampainya di Puskesmas dan melakukan pemeriksaan korban sudah meninggal dunia," terangnya.
Selanjutnya Marjono mengatakan menurut pihak puskesmas korban mengalami kelelahan dan sakit jantung.
"Menurut puskesmas korban meninggal karena serangan jantung. Korban lalu dibawa ke rumah duka Karanganyar menggunakan ambulans," tutupnya.
Post a Comment
Terimakasih