portalGK - Apes yang dialami oleh Sukardi (32) warga Padukuhan Wiloso, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Pasalnya disaat semua orang tengah sibuk bersilaturahmi dengan sanak saudara, ia justru harus meratapi keadaannya. Sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan sang istri ke ladang justru diembat maling, Jumat (15/06/2018) sore.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Saat itu, Suwanti (25) istri Sukardi pergi ke ladang yang berada di alas mburon, Padukuhan Balong, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Bersama putri kecilnya, ia menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nopol AB 5410 PM yang kemudian diparkirkan di pinggiran ladang.
Namun kunci kendaraan hanya dicopot dan ditaruh di dashbord atau bagasi sepeda motor di bawah stang. Tak selang berapa lama saat Suwanti tengah memberi pakan ternaknya di ladang tersebut, tiba-tiba datang satu unit sepeda motor yang diboncengi oleh 2 orang laki-laki dan satu orang perempuan.
Tanpa basa-basi dan terang-terangan, perempuan pembonceng kendaraan yang tidak diketahui identitasnya tersebut kemudian turun dan menghampiri sepeda motor milik Sukardi yang terparkir di pinggir ladang. Aksi tersebut berjalan begitu cepat, Suwanti yang tengah memberi makan ternaknya bahkan sampai tidak mengetahui kejadian tersebut, padahal jaraknya juga tidak begitu jauh.
Ia baru mengetahui kejadian tersebut saat putri kecilnya tiba-tiba menghampiri dirinya dan mengatakan jika sepeda motor yang dibawa telah dibawa kabur oleh seseorang yang tidak dikenal. Kepanikan pun sempat terjadi, ia lantas mengecek di pinggiran ladang, memang didapati sepeda motor miliknya sudah tidak ada di lokasi awal.
Kapolsek Panggang, AKP Dani Purnomo saat dihubungi menuturkan "Memang ada aksi pencurian di sebuah ladang sore tadi. Saat ini masih dilakukan pendalaman data oleh petugas,"
Setelah mengetahui jika kendaraan yang ia gunakan dari rumah hingga ke ladang tidak ada di lokasi awal, Suwanti yang panik lantas berupaya meminta bantuan orang-orang yang melintas di sekitar ladang untuk memberitahu suaminya dan lapor polisi. Akibat dari peristiwa tersebut, korban menderita kerugian mencapai Rp 14.700.000. (PGK)
sumber gunungkidul.sorot
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Saat itu, Suwanti (25) istri Sukardi pergi ke ladang yang berada di alas mburon, Padukuhan Balong, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Bersama putri kecilnya, ia menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nopol AB 5410 PM yang kemudian diparkirkan di pinggiran ladang.
Namun kunci kendaraan hanya dicopot dan ditaruh di dashbord atau bagasi sepeda motor di bawah stang. Tak selang berapa lama saat Suwanti tengah memberi pakan ternaknya di ladang tersebut, tiba-tiba datang satu unit sepeda motor yang diboncengi oleh 2 orang laki-laki dan satu orang perempuan.
Tanpa basa-basi dan terang-terangan, perempuan pembonceng kendaraan yang tidak diketahui identitasnya tersebut kemudian turun dan menghampiri sepeda motor milik Sukardi yang terparkir di pinggir ladang. Aksi tersebut berjalan begitu cepat, Suwanti yang tengah memberi makan ternaknya bahkan sampai tidak mengetahui kejadian tersebut, padahal jaraknya juga tidak begitu jauh.
Ia baru mengetahui kejadian tersebut saat putri kecilnya tiba-tiba menghampiri dirinya dan mengatakan jika sepeda motor yang dibawa telah dibawa kabur oleh seseorang yang tidak dikenal. Kepanikan pun sempat terjadi, ia lantas mengecek di pinggiran ladang, memang didapati sepeda motor miliknya sudah tidak ada di lokasi awal.
Kapolsek Panggang, AKP Dani Purnomo saat dihubungi menuturkan "Memang ada aksi pencurian di sebuah ladang sore tadi. Saat ini masih dilakukan pendalaman data oleh petugas,"
Setelah mengetahui jika kendaraan yang ia gunakan dari rumah hingga ke ladang tidak ada di lokasi awal, Suwanti yang panik lantas berupaya meminta bantuan orang-orang yang melintas di sekitar ladang untuk memberitahu suaminya dan lapor polisi. Akibat dari peristiwa tersebut, korban menderita kerugian mencapai Rp 14.700.000. (PGK)
sumber gunungkidul.sorot
Post a Comment
Terimakasih